Dimulai dari bongkahan kecil

Saat membangun rumah maka akan dimulai dengan menaruh satu batu dan kemudian disusun dengan batu-batu lain direkat dengan semen yang dicampur dengan air. Dan dari bongkahan kecil tersebut jadilah sebuah rumah yang besar setelah melalui proses pembangunan. Dan proses itu membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Tidak akan terjadi dalam waktu satu malam seperti dalam legenda Sangkuriang.

Kalau kita lihat saat membangun rumah, kalau sang kontraktor bukan seseorang yang berpengalaman maka kemungkinan rumah yang dibangun akan miring atau kemungkinan rubuh. Diperlukan keahlian yang dipelajari dari pengalaman. Bahkan seorang arsitek atau insinyur memerlukan sang kontraktor untuk membangun satu rumah karena memerlukan pengalaman mereka. Dan bahkan seorang tukang bangunan pun dimulai dari menjadi kenek tukang. Tidak langsung menjadi tukang bangunan yang bisa langsung membangun rumah.

Begitu juga dalam membangun karir, karir tidak akan terbangun dalam satu malam, tetapi semua memerlukan proses. Saat melihat seseorang sudah di level tertentu, maka orang tersebut memiliki perjalanan sebelum sampai ke titik level tersebut. Beliau membangun karir nya sama dengan proses membangun rumah. Dari memulai belajar satu keahlian dan menambah keahlian lain lagi. Walaupun level Pendidikan sudah cukup tinggi tetapi pelajaran hidup sebenarnya adalah saat seseorang terjun ke dunia bekerja dan mulai mempelajari keahlian dalam bekerja.

Pelajaran tersebut tidak berhenti saat diawal bekerja tetapi terus menerus belajar sejalan dengan perkembangan waktu. Saat berpindah profesi atau tempat kerja walaupun jenis pekerjaan sama tetapi kita pastinya masih harus belajar lagi minimal belajar budaya yang berlaku di divisi atau di kantor yang baru.

Biasakanlah untuk bertanya karena “malu bertanya sesat di jalan” karena bertanya adalah bagian dari menambah ilmu dan anggaplah itu semen yang harus menempel dalam membangun rumah. Saat sebuah rumah dibangun dan semen yang di pakai untuk merekatkan setiap batu maka itu memperkokoh rumah tersebut. Demikian juga belajar ilmu baru.

Saat membangun rumah maka yang penting adalah bangunan berdiri, tetapi apabila ingin lebih indah lagi maka yang diperlukan lebih banyak lagi finishing seperti mengecat dinding dalam dan luar rumah. Selain itu juga memperindah rumah sebagai tempat bernaung yang nyaman dengan mengisi interior rumah. Dalam hal ini maka menambah ilmu dari berbagai macam bidang akan membuka wawasan berpikir seseorang. Dengan terbukanya wawasan berpikir seseorang maka seseorang akan bisa melihat satu masalah dari berbagai macam segi. Ini akan menambah nilai tambah bagi karir seseorang.

Perjalanan karir seseorang tidak selalu mulus, sama juga dengan proses membangun sebuah rumah. Terkadang ada hambatan atau masalah di tengah proses tersebut. Tetapi saat itu pasti bisa dilewati karena tujuannya adalah membangun rumah tersebut. Saat seseorang mengalami “batu sandungan” dalam karirnya maka yang harus diingat adalah apakah tujuan membangun karir tersebut. Dengan demikian saat kita memulai membangun karir, mulailah dengan mempertanyakan kepada diri sendiri:

  • Apa yang ingin dicapai dengan karir tersebut?
  • Mengapa harus karir ini yang dipilih dan bukan jalur karir yang berbeda?
  • Buat siapakah keuntungan dari karir yang saya pilih tersebut?

Saat seseorang sudah bisa menjawab ketiga pertanyaan tersebut maka orang tersebut sudah bisa mendapatkan apa tujuan dari perjalanan karir tersebut dan akan lebih bisa menghadapi semua batu sandungan dalam perjalanan karir.

Yang harus selalu diingat adalah tidak ada bangunan yang bisa berdiri tanpa sebuah bongkahan kecil yang memulainya.

Sugiarti Rosbak – Career & Business Coach

Similar Posts

  • Goal Setting & Refleksi

    Sudah sampai di penghujung tahun 2022, beberapa orang melakukan refleksi dan juga setting goal untuk tahun 2023. Ada yang mau melakukan resolusi tahun berikutnya. Tetapi banyak juga yang resolusi sudah bertahun-tahun sama saja tetapi tidak terwujud juga. Misal ingin mulai rajin berolahraga, tetapi ternyata sampai akhir tetap tidak terjadi. Beberapa film pendek menggambarkan apa yang…

  • MERDEKA untuk MEMILIH

    77 tahun umur kemerdekaan Indonesia di tahun ini. Setelah 2 tahun perayaannya tidak diadakan di kompleks, kampung dan lain-lain, sekarang sudah merdeka untuk mengadakan acara. Dengan jaman social media seperti sekarang, semua ucapan dan foto juga bertebaran di social media. Saya sempat melakukan perjalanan darat ke Jawa Tengah di minggu lalu dan melihat kemeriahan di setiap kampung atau desa yang dilalui. Selain bendera, juga terlihat spanduk dan dekorasi-dekorasi menarik. Tetapi muncul pertanyaan di dalam diri, yaitu sebenarnya apaarti Merdeka? Buat saya sendiri, merdeka dimaknai dengan seseorang memiliki kemerdekaan untuk memilih. Life is about Choice kata orang, dan makna nya adalah setiap individu bisa memilih apapundalam kehidupannya. Bagi beberapa orang, sering berkata kepada saya “saya tidak punya pilihan, saya harus melakukan A atau B”. Apabila seseorang berada pada posisi “HARUS MELAKUKAN” maka yang lebih penting adalah memilih bagaimana menghadapi keadaan tersebut. Apakah memilih untuk menyalahkan keadaan atau seseorang yang memaksa dia melakukan hal tersebut ATAU melakukan kegiatan tersebut dengan berpikir bagaimana akan memberikan yang terbaik. Bagi kebanyakan orang, lebih mudah untuk mencari kambinghitam dengan menyatakan bahwa “saya korban keadaan”. Saya ingat dahulu pernah mempunyai seorang atasan yang sangat “workaholic” dan tuntutan sebagai atasan sangat banyak. Saatitu posisi saya masih sebagai seorang sekretaris satu divisi, dan tanggung jawab saya membantu beberapa orang sekaligus selainatasan saya. Saya di pindahkan menjadi sekretaris beliau, karena beberapa sekretaris pendahulu saya merasa tidak sanggup sebagai sekretarisnya. Saat pertama-tama saya menjadi sekretarisnya tentunya juga kaget waktu menyadari beban pekerjaan dan dalam beberapa kesempatan saya harus pulang di atas jam 20.00 sementara untuk sampai ke rumah membutuhkanwaktu lebih dari 1 jam menggunakan kendaraan umum. Tetapi saat itu saya ingat sempat berdiskusi dengan almarhumah ibu saya, dan beliau menyatakan seperti ini “kamu punya pilihan untuk terus menggerutu dan akhirnya tidak akan membuat pekerjaan kamu berkurang atau kamu jalani prosesnya dan ambil pelajarannya”. Dan itu membuat saya jadi berpikir yang berakhir dengan saya menikmati saja proses pekerjaan tersebut. Dan sekarang saya merasakan hikmahnya terutama setelah saya bekerja sebagai seorang Freelancer. Banyak pengetahuan dan cara kerja yang saya lakukan dulu terpakai saat ini. Cerita di atas memperlihatkan bahwa kadang seseorang punya kemerdekaan untuk memilih, hanya tinggal orang tersebut yang menentukan apakah kemerdekaan pilihan itu akan digunakan atau tidak. Ini juga menjadi salah satu point dari Fish Philosophy kalau Anda pernah mendengar. Saya mengenal…

  • Membentuk “Team Orkestra”

    Orkestra artinya adalah sekumpulan orang yang memainkan alat musik dipimpin oleh seorang konduktor. Saat mendengarkan sebuah team orkestra bermain maka kita akan merasakan apabila ada satu pemain yang tidak seirama memainkan musik bersama yang lain. Kita akan merasa ada yang sumbang atau ada yang salah. Dan peran seorang konduktor sangat besar untuk memastikan semua pemusik…

  • CINTAI PEKERJAANMU

    Fenomena Great Resignation atau resign massal sedang terjadi di beberapa negara terutama negara-negara maju, dan ada prediksi bahwa di Indonesiapun akan terjadi hal yang sama dalam waktu yang tidak lama lagi. Habit bekerja dari rumah atau mana saja yang sudah hampir dua tahun berjalan karena kondisi yang awalnya tidak nyaman menjadi sesuatu yang biasa. Dan…

  • Ke”MAMPU”an hasil Ke”MAU”an

    Lebaran!! Momen yang ditunggu-tunggu oleh umat Muslim di dunia, dan tentunya Indonesia sebagai salah satu negara dengan jumlah penduduk Muslim terbesar. Tahun 2022 menjadi momen Lebaran yang paling ditunggu-tunggu setelah selama 2 tahun tidak dapat menikmati tradisi kumpul bersama keluarga dan pulang kampung. Ada yang baru dapat bertemu dengan saudara kandung ataupun orang tua/anak di…

  • Temukan Minatmu

    Semua orang sering merasa bahwa hal menakutkan saat seseorang pensiun atau di PHK adalah masalah finansial. Sebenarnya selain masalah finansial adalah aktivitas apa yang akan dijalankan setelah semua kegiatan perkantoran selesai. Menurut saya, ini justru hal yang paling penting, dan akan saya bahas dalam artikel ini. Masalah finansial menjadi sesuatu yang harus dikhawatirkan saat seseorang…